From zero to hero, kata itu lah yang pas untuk menggambarkan kehidupan seorang Jack Ma yang saat ini menjadi salah satu Crazy Rich China. Pola pikirnya yang out of the box dan kisah hidupnya selalu dapat dijadikan motivasi bagi banyak orang. Diulas dalam feedytv.com, Jack Ma mengirimkan memo untuk anaknya. Memo tersebut berisi 9 hal penting yang dijadikan pedoman oleh sang ayah. Bukan hanya untuk sang anak, ternyata isi memo tersebut dapat kita jadikan motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut isi memo Jack Ma untuk anaknya.

  1. Hargailah setiap orang yang memperlakukanmmu dengan baik. Abaikan saja siapa pun yang bersikap tidak baik, jangan terlalu memberi perhatian kepada mereka.
  2. Tidak ada yang tak tergantikan di dunia ini dan tidak semua hal yang kamu inginkan harus dimiliki. Oleh sebab itu, jika kamu kehilangan hal yang kamu cintai di dunia, kamu akan segera mengerti bahwa itu bukan masalah besar.
  3. Hidup itu pendek. Hari ini kamu masih menyia-nyiakan hidupmu, tapi besok, mungkin segalanya akan lenyap. Semakin cepat kamu menghargai hidupmu, semakin cepat kamu menikmati hari bahagiamu.
  4. Cinta hanyalah salah satu bentuk dari rasa, dan seiring waktu, rasa itu bisa saja berubah. Ketika orang yang kamu cintai meninggalkanmu, bersabarlah. Hatimu akan memperbaiki diri perlahan dan waktu akan menghapus luka di hatimu.
  5. Banyak orang yang tidak berpendidikan tinggi masih bisa sukses. Bukan berati kamu tidak harus belajar, tapi kamu masih bisa sukses, meski tidak memiliki pendidikan yang tinggi. Pengetahuanmu adalah senjata yang kamu miliki.
  6. Aku sudah membeli lotre selama 26 tahun, tapi tidak pernah menang, meskipun hanya hadiah ketiga. Hal ini menjadi bukti bahwa untuk sukses, seseorang harus bekerja keras. Tidak ada yang gratis dalam hidup ini.
  7. Aku tidak memintamu untuk merawatku di sisa hidupku. Maka dari itu, aku tidak akan mengurusmu di sisa hidupmu. Ketika kamu dewasa, tanggung jawabku selesai. Entah di atas bus atau mobil mewah, kamu harus mengurus dirimu sendiri.
  8. Kamu bisa meminta dirimu sendiri untuk bersikap baik kepada orang lain, tapi kamu tidak bisa berharap orang lain akan bersikap baik padamu.
  9. Keluarga adalah takdir dan hanya satu kali. Tak peduli berapa lama kita sudah bersama, kamu harus mensyukuri momen kebersamaan tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *