Jika YPagers ingin bertahan dan sukses dalam berbisnis, YPagers harus menyadari kesalahan-kesalahan umum dan jebakan yang dapat merusak rencana bisnis yang telah dibuat sebelumnya. Metode pemasaran alias marketing yang baik akan memastikan hubungan bisnis kita dengan pelanggan terjalin baik pula. Jalinan ini adalah  modal awal untuk menjalankan bisnis. Teknik pemasaran pun tidak bisa asal dikerjakan. Jika salah, maka itu akan mencederai perkembangan bisnis.

YPagers tidak lagi bisa menggunakan teknik pemasaran yang kuno atau biasa saja. Pasalnya, kini pola transaksi dan tuntutan pasar juga sudah mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi. Oleh sebab itu YPagers harus meninggalkan pola pikir untuk melakukan pemasaran seperti berikut:

1. Memanfaatkan Momen Tertentu

Beberapa tahun lalu, perusahaan dan pebisnis berlomba untuk mengadakan event melalui Twitter yang dihubungkan dengan suatu kejadian. Mereka melakukan hal itu usai insiden Oreo Superbowl.

Namun, kini YPagers tidak bisa lagi menggunakan cara seperti itu. Cara promosi dengan menunggu adanya suatu kejadian dan membuat konten yang berhubungan, tidak akan memajukan bisnis YPagers. Hal itu malah akan membuat pelanggan atau followers merasa bosan, apalagi jika merek atau bisnis YPagers belum banyak dikenal pasar.

Followers YPagers di media sosial ingin melihat konten yang baru dan original. Mereka ingin mendapat konten yang bisa memberikan manfaat bagi mereka, bukan hanya sekedar konten promosi produk saja.

2.  Kurang riset

Dalam marketing, riset sangatlah penting. Yang diriset adalah pasar, pelanggan. Caranya, perhatikan tren bisnis yang kita geluti. Apa saja hal yang sedang digandrungi, berapa harga rata-ratanya, berapa usia pelanggan utamanya, dan seterusnya. Tanpa riset, marketing akan buta arah. Riset juga bisa dilakukan dengan mengetes pasar. Misalnya kita jual harga sekian rupiah, bagaimana responnya. Jika respons kurang baik, bisa dievaluasi. Begitu pula dengan kemasan produk.

3. Pasaran

Produk ataupun jasa yang kita jual bisa saja tidak terlalu unik. Tapi, marketing harus unik alias lain daripada yang lain. Dengan begitu, masyarakat sadar akan keberadaan kita, bukan hanya menumpang lewat. Banyak yang cenderung mengikuti cara marketing pesaing yang dianggap lebih sukses. Tujuannya untuk mengekor kesuksesan mereka. Apakah YPagers mau hanya jadi ekor? Tenta saja harus melampaui kan, jangan hanya pegang buntut pesaing.

4. Tidak Memahami Kebutuhan Pelanggan

Apakah YPagers benar – benar mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan potensial YPagers? Apakah YPagers memahami kesulitan mereka dan memberitahukan kepada mereka dengan jelas bahwa YPagers merupakan orang terbaik yang dapat membantu mereka? Sebelum YPagers membuat rencana pemasaran YPagers, YPagers harus mendefinisikan karakteristik klien ideal, apa yang mereka butuhkan dan apa yang dapat YPagers berikan dan bagaimana YPagers dapat memberikan solusi terbaik dibanding orang lain.

Semakin banyak YPagers mengetahui segala hal tentang pelanggan YPagers dan apa saja yang dapat membuat mereka yakin, maka kegiatan pemasaran akan semakin efektif. Pelajari pelanggan terbaik YPagers dan mengapa mereka memilih bisnis YPagers. Dekati pelanggan YPagers secara intim agar YPagers dapat memberikan hasil yang sesuai dengan apa yang mereka cari.

5. Tidak Menepati Janji Brand YPagers

Brand merupakan sebuah janji yang YPagers berikan kepada pelanggan dan pelanggan akan segera mengetahui jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian pada apa yang YPagers janjikan dengan apa yang mereka terima. Jika aktifitas pemasaran YPagers datang dari suara dan reputasi brand YPagers yang sudah tercipta, maka akan beresiko menimbulkan kebingungan, kekecewaan atau kemarahan pada pelanggan dan prospek bisnis YPagers. Pastikan bahwa semua kegiatan pemasaran YPagers sejalan dengan pesan dan janji brand bisnis YPagers.

6. Tidak Berinvestasi Yang Baik untuk Media Sosial

Beberapa tahun yang lalu, kebijakan yang dianut oleh para pebisnis tidak menyertakan pengeluaran dana khusus bagi aspek desain dan video untuk sosial media. Pasalnya banyak perusahaan tidak percaya akan kekuatan promosi media sosial. Sekarang kita semua berada pada era dimana para pebisnis harus mengeluarkan biaya yang tinggi hanya untuk membuat konten media sosial. YPagers bisa lihat sendiri, bahwa kini hampir semua merek menggunakan media sosial dengan konten berkualitas di dalamnya untuk berjualan.

7. Tidak Mengerti Manfaat Media Sosial yang Sebenarnya

Awalnya orang-orang menganggap media sosial hanya sebagai teknologi terbaru yang keren. Padahal media sosial adalah bagian penting dari dunia internet karena jumlah orang yang menggunakannya. Hampir semua orang kini bergantung pada internet dan media sosial. Baik untuk belajar, berkomunikasi atau pun melakukan bisnis. Jadi, semakin cepat YPagers memahami media sosial dan cara melakukan pemasaran di dalamnya, maka YPagers berkesempatan besar meningkatkan bisnis YPagers.

Tujuh hal tersebut lah yang harus YPagers  hindari agar kegiatan pemasaran yang dilakukan untuk berbisnis berjalan dengan lancar. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat ya. Semangat berbisnis, YPagers!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *